Ringkasan Berita:
- Igor Tolic Pelatih Baru: Resmi naik jabatan jadi pelatih kepala Persib menggantikan Bojan Hodak demi menjaga stabilitas tim.
- Rekam Jejak & Lisensi: Pelatih berlisensi UEFA Pro ini eks asisten Hodak (2024-2026) yang paham kultur klub dan karakter pemain.
- Pengalaman krusial: Pernah sukses gantikan Hodak di pinggir lapangan, termasuk bawa Persib menang 2-1 di markas PSM Makassar.
garapan Igor Tolic resmi menduduki kursi pelatih kepala Persib Bandung setelah lengsernya Bojan Hodak di akhir musim 2025/2026.
Pelatih asal Kroasia ini sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih Bojan Hodak untuk dua musim terakhir, tepatnya 2024/2025 dan 2025/2026.
Dilansir dari pernyataan resmi klub, pemilihan Igor Tolic sebagai pengganti Bojan Hodak ini adalah bagian dari keberlanjutan yang ingin dipertahankan Persib Bandung.
Sejak bergabung pertama kali pada 2024, Igor Tolic telah terlibat langsung dalam proses pengembangan tim, dinamika ruang ganti, metodologi latihan, hingga perjalanan tim menuju berbagai pencapaian penting.
Selain itu, Igor Tolic juga dinilai memahami karakter pemain, kultur klub, serta filosofi kerja yang telah berjalan sebagai fondasi penting untuk melanjutkan sekaligus mengembangkan apa yang telah dibangun bersama selama ini.
Lantas, seperti apa sosok Igor Tolic?
Igor Tolic merupakan pelatih kelahiran Gradacac, Kroasia, pada 25 September 1977.
Dilansir dari Transfermarkt, Igor Tolic memiliki lisensi UEFA Pro.
Perjalanan profesional Igor Tolic di dunia sepak bola bermula sebagai pemain bertahan.
Ia pernah berseragam klub HNSK Moslavina, NK Trnje Zagreb, dan HASK Zagreb. Selain itu, ia juga pernah berkarier di Malaysia, tepatnya MPPJ Selangor.
Igor Tolic kemudian pensiun sebagai pemain pada 2013.
Setelah itu, Igor Tolic menjadi pelatih. Beberapa tim yang pernah ditanganinya adalah Hajduk Split U-19 (2019), NK Osijek II (2019-2021), NK Kustosija (2021) dan terakhir klub asal Mesir, Wadi Degla (2022-2024).
Pada musim 2024/2026, Igor Tolic didatangkan Persib Bandung sebagai pendamping Bojan Hodak dalam meramu taktik di lapangan, menggantikan Goran Paulic.
Igor Tolic pernah beberapa kali menjadi pelatih utama di pinggir lapangan saat bertanding karena Bojan Hodak mendapatkan sanksi akumulasi kartu.
Pada musim 2025/2026, Igor Tolic pernah mendampingi tim pada pekan ke-12 saat bertandang ke markas Malut United yang berakhir dengan kekalahan 0-2.
Lalu, ia juga mencatatkan kemenangan besar 5-0 saat Persib Bandung atas Madura United pada pekan ke-23.
Terakhir, ia menggantikan Bojan Hodak di pinggir lapangan pada pekan ke-33 saat bertandang ke PSM Makassar yang berakhir dengan kemenangan 2-1.
Kemenangan itu menjadi yang pertama bagi Persib Bandung setelah beberapa musim kesulitan menaklukkan PSM Makassar di kandangnya.
Dalam dua musim mendampingi Bojan Hodak, Igor Tolic menjadi bagian dari sejarah Persib Bandung meraih dua gelar terbarunya.
Kini, ia pun menggantikan posisi Bojan Hodak sebagai pelatih kepala.
Hasil dari Pertimbangan Mendalam
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menerangkan bahwa kebijakan ini diputuskan lewat telaah mendalam dengan menitikberatkan pada aspek konsistensi serta stabilitas jangka panjang organisasi.
“Apa yang dilakukan Persib hari ini merupakan bagian dari proses kesinambungan. Kami ingin memastikan fondasi kuat yang telah dibangun dalam beberapa musim terakhir dapat terus berkembang dan menjadi kekuatan bagi klub ke depannya,” katanya dilansir laman klub, 25 Mei 2026 jelang tengah malam.
Menurut Adhitia, rekam jejak Bojan Hodak bakal senantiasa diabadikan dalam lembaran sejarah penting klub.
“Coach Bojan memberikan kontribusi yang luar biasa bagi Persib melalui prestasi, mentalitas, serta standar yang dibangun bersama tim.”
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kepemimpinannya sepanjang perjalanan bersejarah ini,” tutur Adhitia.
Mengenai penyerahan estafet kepelatihan kepada Igor Tolic, Adhitia menggarisbawahi bahwa aspek keberlanjutan merupakan poin krusial dalam memelihara keseimbangan internal serta daya saing tim di kompetisi.
“Coach Igor memahami kultur tim, mengenal karakter pemain, dan telah menjadi bagian dari perjalanan sukses yang diraih bersama dalam beberapa musim terakhir.”
“Kami percaya kesinambungan dan adaptasi merupakan modal penting dalam menghadapi babak baru ke depan,” jelas dia.
Manajemen Persib juga menaruh harapan besar agar segenap elemen, terutama basis massa Bobotoh, bersedia merapatkan barisan memberikan suntikan motivasi bagi tim yang tengah mengawali fase baru ini.
“Kami memahami bahwa perubahan selalu menghadirkan berbagai emosi. Namun kami berharap Bobotoh dapat melihat langkah ini sebagai bagian dari proses pertumbuhan dan evolusi klub dalam jangka panjang.”
“Dukungan dan kepercayaan Bobotoh akan selalu menjadi salah satu kekuatan terbesar bagi Persib,” katanya.
Persib Bandung menatap musim kompetisi 2026/2027 dengan motivasi tinggi untuk mempertahankan identitas sebagai tim pemenang, memperkokoh fondasi yang sudah tertata, serta tumbuh beriringan bersama seluruh Bobotoh dalam menjawab tantangan sepak bola yang lebih besar ke depan.
(garapan/Rheina, Lutfi Ahmad Mauludin)
Baca berita Persib Bandung lainnya di garapan.







