Ringkasan Berita:
- Widodo C Putro menyatakan siap mengemban amanat membawa PSIS promosi ke Super League.
- Hanya saja, Widodo mengaku tak bisa bekerja sendiri untuk mencapai target itu.
- WIdodo C Putro pun meminta syarat yang diajukan dipenuhi, yaitu sinergi dari manajemen, ofisial, pemain, juga suporter.
teman -, SEMARANG –Pelatih anyar PSIS Semarang Widodo Cahyono Putro menyatakan siap mengemban amanat berat membawa Mahesa Jenar promosi ke Super League.
Hanya saja, legenda timnas Indonesia itu menyatakan, perjuangan membawa PSIS kembali ke kasta tertinggi sepak bola Tanah Air tidak akan bisa dilakukan sendirian.
Widodo C Putro pun mengajukan syarat agar targetnya tercapai.
Syarat itu adalah sinergi dan dukungan penuh dari seluruh pihak, mulai dari manajemen, pemain, official, hingga suporter.
“Sebelumnya, saya berterima kasih kepada manajemen PSIS yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menangani PSIS di kompetisi Liga 2 musim 2026/2027,” ujar Widodo C Putro saat dihubungi, Rabu (20/5/2026).
Mantan pelatih Bali United tersebut mengatakan, selama menangani berbagai klub, kekuatan terbesar sebuah tim bukan hanya berada pada kualitas pemain di lapangan, tetapi juga kekompakan seluruh elemen di luar pertandingan.
Hal itu pula yang ingin ia bangun bersama PSIS di musim ini.
“Seperti dengan tim lain yang pernah saya latih, kami berharap, dari semua aspek, manajemen, official, pemain, dan supporter atau fans PSIS, mari bersama kita saling bersinergi dan support dengan respect tinggi untuk membawa PSIS ke prestasi yang baik yaitu, lolos ke Liga 1,” lanjutnya.
Sebagai tim dengan basis suporter besar dan sejarah panjang di sepak bola nasional, Widodo menilai, PSIS memiliki modal kuat untuk bangkit.
Namun, ia mengingatkan bahwa target promosi tidak akan mudah diraih jika masing-masing elemen berjalan sendiri-sendiri.
“Tidak mudah memang, tapi dengan bersinergi bersama, pasti ada jalan dan diberikan kemudahan.”
“Pasti, Sang Pencipta dan alam semesta merestui kita,” ucapnya.
Tujuh Tahun Antar 3 Tim Promosi
Kehadiran Widodo C Putro memang membawa harapan baru bagi publik sepak bola Kota Semarang.
Rekam jejaknya di kompetisi kasta kedua menjadi alasan utama manajemen menunjuknya sebagai nahkoda baru Mahesa Jenar.
Teranyar, pelatih kelahiran Cilacap itu sukses mengantarkan Garudayaksa FC menjadi juara Pegadaian Championship 2025/2026 sekaligus memastikan promosi ke kasta tertinggi.
Pada musim 2019, dia juga mengantar Persita Tangerang promosi ke Liga 1.
Sementara, pada musim 2024/2025, Widodo C Putro membawa Persijap Jepara ke kasta tertinggi, Super Leage.
Prestasi tersebut membuat dia mendapat label sebagai pelatih yang piawai membangun tim promosi.
Pengalamannya dalam menghadapi tekanan kompetisi Championship dinilai cocok dengan kebutuhan PSIS saat ini.
Penunjukan Widodo C Putro sendiri sempat di luar prediksi publik.
Sebelumnya, sejumlah nama dikaitkan dengan kursi pelatih PSIS, termasuk kemungkinan mempertahankan Kas Hartadi yang datang pada akhir musim lalu untuk membantu menyelamatkan tim.
Selain itu, nama eks pelatih Malut United, Imran Nahumarury, juga masuk radar manajemen.
Bahkan, komunikasi dengan Imran terbangun intens.
Namun, pada akhirnya, PSIS memilih Widodo C Putro sebagai sosok yang dipercaya memimpin proyek kebangkitan klub.
Tunggu Jadwal Liga
Meski sudah resmi diperkenalkan, Widodo mengaku belum banyak mendapat arahan teknis dari manajemen.
Ia juga masih menunggu kepastian jadwal kompetisi Championship 2026/2027 yang hingga kini belum diumumkan operator liga.
“Belum ada arahan dari manajemen dan tunggu juga jadwal liga yang belum keluar,” katanya.
Sambil menunggu jadwal, situasi ini diperkirakan akan dimanfaatkan PSIS menyusun berbagai kebutuhan tim secara bertahap, mulai dari komposisi pemain, agenda latihan, hingga target teknis menghadapi musim baru.
Terpisah, asisten manajer PSIS Reza Handika menyebut, skuad Mahesa Jenar diperkirakan terbentuk dan mulai latihan pada Juli mendatang.
“Kita masih tentukan terkait kepastian tanggal untuk awal latihan menatap musim baru,” kata Reza. (*)







